Pertemuan Rutin IPeKB Kebumen Bahas Program Prioritas Tahun 2025
Pertemuan Rutin IPeKB Kebumen Bahas Program Prioritas Tahun 2025
Kebumen - Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Kebumen mengadakan pertemuan rutin pada Kamis, 23 Januari 2025 di Missu Ten “Titik Rindu Café & Resto” dimana Elisa Maharani, S.K.M. sebagai tuan rumah. Pertemuan tersebut selain dihadiri oleh seluruh Penyuluh KB se-Kabupaten Kebumen, juga dihadiri oleh rombongan dari Bidang PPKB, dipimpin Bapak Aryo Prihasmara, S.Farm., Apt. sebagai Kabid PPKB. Dalam arahannya Kabid PPKB menyampaikan pentingnya persiapan untuk program Bangga Kencana di tahun 2025. Beliau menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk mendukung keberhasilan program tersebut. Selain itu, acara ini juga membahas program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang menjadi salah satu prioritas utama di tahun ini. Program ini bertujuan untuk membantu keluarga yang berisiko stunting agar dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak mereka. Diharapkan, GENTING mampu melibatkan berbagai pihak, baik dari sektor pemerintah, pihak swasta maupun masyarakat, demi mencegah bertambahnya kasus stunting di Kebumen. Tidak hanya itu, program TAMASYA (Taman Asuh Anak) juga menjadi pembahasan penting dalam pertemuan ini. Program ini dirancang untuk menciptakan ruang belajar dan asuh yang melibatkan sinergi antara pemerintah dan pihak swasta guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Sementara itu, dari pengurus IPeKB Kebumen, disampaikan pula tentang Penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sebagai bagian dari pelaporan kinerja. Selain itu, dirancang pula kegiatan untuk bulan Februari mendatang yang akan mengagendakan peningkatan kapasitas Penyuluh KB untuk meningkatkan kualitas layanan keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Pertemuan ini diakhiri dengan arahan dari Bapak Kabid PPKB agar semangat bersama untuk terus mengedepankan inovasi dan kolaborasi dalam berkegiatan, serta agar setiap kecamatan bisa mempunyai program unggulan masing-masing guna mencapai tujuan pembangunan keluarga yang lebih berkualitas di tahun 2025