Pertemuan Rencana dan Evaluasi Program Kesehatan Lansia Tahun 2025
Pertemuan Rencana dan Evaluasi Program Kesehatan Lansia Tahun 2025
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen melalui Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat menyelenggarakan Pertemuan Rencana dan Evaluasi Program Kesehatan Lansia pada hari Kamis, 30 Januari 2024 di Momong Resto Kebumen yang dihadiri oleh seluruh Programmer Lansia Puskesmas di Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program lansia, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan lansia, serta mempersiapkan strategi dalam menghadapi tantangan di lapangan. Pertemuan dimulai dengan sambutan oleh dr. Aurina Widya Hapsari selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Kesehatan Masyarakat Dinkes PPKB Kebumen menyampaikan bahwa semua Puskesmas agar dapat memenuhi target Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan untuk Lansia 100% di tahun 2025. Pelayanan kesehatan lansia yang termasuk dalam SPM lansia, antara lain pemeriksaan fisik, pemeriksaan kadar kolesterol dan gula darah, deteksi dini hipertensi, deteksi dini diabetes mellitus, deteksi dini gangguan mental emosional dan perilaku, deteksi dini osteoporosis, deteksi dini Alzheimer. Beliau juga menyampaikan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) akan dimulai Bulan Februari Tahun 2025 ini dengan salah satu sasarannya adalah Lansia. Jenis pemeriksaan kesehatan pada lansia berfokus pada kesehatan geriatri, gangguan kardiovaskular, paru, kanker, fungsi indera, dan kesehatan jiwa. Program ini memanfaatkan momen ulang tahun sebagai waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini. Dengan deteksi dini, diharapkan masyarakat lebih sehat, produktif, dan mengurangi beban layanan kesehatan di rumah sakit. Diharapkan Puskesmas dapat mempersiapkan dengan baik untuk mensukseskan program ini. Dalam kegiatan tersebut diisi oleh beberapa narasumber, yaitu Tri Subaeti, S.ST, M.KM selaku Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes PPKB Kebumen dengan materi Skrining Geriatri. Skrining Geriatri pada Petunjuk Teknis Intergasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) dengan 2 metode yang meliputi skrining lansia sederhana (deteksi penurunan kognitif, keterbatasan mobilisasi, malnutrisi, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gejala depresi) dan Activity Daily Living (deteksi tingkat kemandirian lansia). Narasumber selanjutnya disampaikan oleh Suparno, S.ST, M.M selaku Programmer Lansia Kabupaten dengan materi Rencana dan Evaluasi Program Lansia dan Puskesmas Santun Lansia. SPM Lansia pada tahun 2024 sudah mencapai target 100%. Ciri-ciri Puskesmas Santun Lansia antara lain memberikan pelayanan yang baik dan sopan, memberikan kemudahan akses, mendukung peningkatan kemandirian lansia. Beberapa sarana yang dapat disediakan di Puskesmas Santun Lansia, antara lain: kursi roda, pegangan toilet, loket pendaftaran khusus, ruang pemeriksaan khusus.