Dinkes PPKB Kebumen Gelar Pembinaan Pelaporan dan Evaluasi Kepatuhan RKO Bersama Kemenkes RI
Dinkes PPKB Kebumen Gelar Pembinaan Pelaporan dan Evaluasi Kepatuhan RKO Bersama Kemenkes RI
Dinkes PPKB Kebumen Gelar Pembinaan Pelaporan dan Evaluasi Kepatuhan RKO Bersama Kemenkes RI
Kebumen – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kebumen melalui Tim Kerja Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga menggelar kegiatan Pembinaan Pelaporan dan Evaluasi Kepatuhan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) yang melibatkan perwakilan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Hotel Mexolie Kebumen. Kamis (18/06/2026).
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Aryo Prihasmara, S.Farm.,Apt serta diikuti oleh 37 pengelola obat Puskesmas se-Kabupaten Kebumen, Laboratorium Kesehatan Daerah dan Klinik Pengobatan Penyakit Paru. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perencanaan kebutuhan obat, memperkuat kepatuhan pelaporan, serta memastikan ketersediaan obat dan bahan medis habis pakai di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menegaskan bahwa penyusunan RKO yang tepat dan akurat merupakan bagian penting dalam tata kelola kesehatan. Perencanaan yang baik akan membantu mencegah kekosongan maupun penumpukan stok obat, sekaligus mendukung efektivitas penggunaan anggaran kesehatan. Selain itu, kepatuhan dalam pelaporan menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan logistik farmasi yang transparan dan akuntabel.
Narasumber dari Kementerian Kesehatan RI memberikan pemaparan mengenai Kebijakan dan Evaluasi Perencanaan Kebutuhan Obat, Vaksin dan BMHP Melalui E-monev Obat dan Penerapan Sistem Informasi Kesehatan Nasional Dalam Pengendalian Ketersediaan Vaksin di Puskesmas. Peserta juga diajak untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang sering dihadapi dalam proses perencanaan dan pelaporan, sehingga dapat ditemukan solusi yang efektif dan berkelanjutan.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi yang konstruktif bagi para peserta. Berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan, seperti keterlambatan pelaporan, perbedaan data kebutuhan dengan realisasi penggunaan obat, hingga tantangan dalam pemanfaatan aplikasi pelaporan, dibahas secara terbuka untuk mencari solusi bersama. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta sekaligus menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan obat di masing-masing fasilitas kesehatan.
Lebih lanjut, narasumber menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan logistik farmasi. Melalui sistem pelaporan yang terintegrasi, proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat, sehingga potensi terjadinya kekurangan maupun kelebihan stok obat dapat diminimalkan.
Melalui kegiatan pembinaan dan evaluasi ini, Dinkes PPKB Kebumen berharap seluruh fasilitas kesehatan dapat meningkatkan ketepatan perencanaan kebutuhan obat sesuai kondisi riil pelayanan. Dengan demikian, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan optimal, didukung ketersediaan obat yang memadai, serta sejalan dengan upaya transformasi sistem kesehatan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkomitmen mengikuti kegiatan pembinaan dan evaluasi ini. Komitmen bersama dari seluruh fasilitas kesehatan sangat diperlukan untuk menciptakan sistem perencanaan kebutuhan obat yang semakin baik dari tahun ke tahun. Keberhasilan pengelolaan RKO tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam pengelolaan obat.
Pembinaan dan evaluasi kepatuhan RKO ini juga menjadi bukti nyata komitmen Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional, khususnya pada pilar transformasi layanan kesehatan dan ketahanan farmasi. Dengan tata kelola obat yang semakin baik, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kebumen dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat.
