Pertemuan Pembinaan Puskesmas Mampu PONED Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan dalam Resusitasi Bayi Baru Lahir
Pertemuan Pembinaan Puskesmas Mampu PONED Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan dalam Resusitasi Bayi Baru Lahir
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kebumen melalui Tim Kerja Pelayanan Kesehatan menyelenggarakan Pertemuan Pembinaan Puskesmas Mampu PONED dengan materi Resusitasi pada Bayi Baru Lahir pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Aula 1 Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Kebumen. Setiap Puskesmas mampu PONED mengirimkan 1 orang dokter dan 1 orang bidan atau perawat, sedangkan Puskesmas non-PONED diwakili oleh 1 orang koordinator bidan.
Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam tata kelola Puskesmas mampu PONED, khususnya dalam pelaksanaan resusitasi pada bayi baru lahir, sebagai salah satu upaya mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Kebumen.
Hadir sebagai narasumber, dr. Ahmad Saefudin, Sp.A., M.Kes. dari PKU RSU Muhammadiyah Gombong, yang menyampaikan materi mengenai resusitasi dan transportasi neonatus, antara lain yaitu tatalaksana kegawatan, alur resusitasi neonatus Indonesia, pemasangan sungkup pada bayi, dan lain sebagainya. Pembelajaran dilaksanakan melalui berbagai metode, meliputi ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktik.
Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen berharap tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan semakin baiknya kemampuan tenaga kesehatan, diharapkan pelayanan PONED di Puskesmas juga semakin optimal sehingga dapat mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Kebumen.
