Perkuat Penemuan Kasus dan Cegah Penularan TBC, Dinas Kesehatan PPKB melalui Tracing Terintegrasi CKG di Balai Desa Jerukagung, Klirong
Perkuat Penemuan Kasus dan Cegah Penularan TBC, Dinas Kesehatan PPKB melalui Tracing Terintegrasi CKG di Balai Desa Jerukagung, Klirong
Upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat di Kabupaten Kebumen. Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen melaksanakan kegiatan Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Balai Desa Jerukagung, Senin, 24 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan deteksi dini TBC sekaligus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui integrasi tracing TBC dengan CKG, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan sekaligus skrining untuk mengetahui adanya gejala maupun faktor risiko TBC.
Sebanyak 100 orang masyarakat Desa Jerukagung menjadi sasaran kegiatan. Petugas kesehatan melakukan skrining dan penelusuran terhadap sasaran untuk mengidentifikasi kemungkinan gejala dan faktor risiko TBC. Apabila ditemukan indikasi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, sasaran akan mendapatkan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan pelayanan TBC.
Selain skrining, kegiatan juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai gejala TBC yang perlu diwaspadai, seperti batuk berkepanjangan, demam, berkeringat pada malam hari, penurunan berat badan, dan mudah lelah. Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala tersebut.
Pelaksanaan tracing secara langsung di tingkat desa diharapkan dapat mempercepat penemuan kasus TBC. Dengan diagnosis dan pengobatan yang dilakukan sedini mungkin, risiko penularan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar dapat ditekan.
Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penularan TBC.
Melalui kegiatan Tracing TBC Terintegrasi CKG, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Kenali gejalanya, segera periksa, dan tuntaskan pengobatan sebagai langkah bersama menuju Kebumen bebas TBC.
