Tracing TBC Terintegrasi CKG Hadir di Balai Desa Seboro, Dorong Deteksi TBC Sejak Dini
Tracing TBC Terintegrasi CKG Hadir di Balai Desa Seboro, Dorong Deteksi TBC Sejak Dini
Upaya percepatan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat di Kabupaten Kebumen. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen melalui kegiatan Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) melaksanakan deteksi dini TBC di Balai Desa Seboro pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menyasar 100 orang masyarakat Desa Seboro. Pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan penemuan kasus TBC secara aktif di tingkat masyarakat.
Melalui integrasi tracing TBC dengan CKG, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus menjalani skrining TBC. Petugas kesehatan melakukan penelusuran terhadap masyarakat yang memiliki gejala maupun faktor risiko TBC untuk selanjutnya mendapatkan pemeriksaan dan tindak lanjut sesuai hasil skrining.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengenali gejala TBC sejak dini. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain batuk yang berlangsung lama, demam, berkeringat pada malam hari, penurunan berat badan, serta tubuh mudah lelah.
Penemuan kasus secara aktif di tingkat desa diharapkan dapat mempercepat diagnosis dan pengobatan, sekaligus mencegah penularan TBC di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kolaborasi antara Dinkes PPKB, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.
Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen terus mendorong masyarakat untuk tidak menunggu sakit menjadi parah untuk memeriksakan diri. Dengan deteksi lebih awal dan pengobatan yang tepat hingga tuntas, upaya memutus rantai penularan TBC dapat dilakukan secara lebih optimal menuju Kebumen bebas TBC.
