Penguatan Istithaah dan SISKOHATKES untuk Mewujudkan Jemaah Haji Sehat dan Terpantau
Penguatan Istithaah dan SISKOHATKES untuk Mewujudkan Jemaah Haji Sehat dan Terpantau
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen melaksanakan Penguatan Istithaah Kesehatan Jemaah Haji dan Sosialisasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (SISKOHATKES) di Hotel Mexolie Kebumen pada hari Rabu, 16 September 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan dalam penyelenggaraan kesehatan jemaah haji, khususnya terkait pemeriksaan dan penetapan istithaah kesehatan serta pemanfaatan SISKOHATKES dalam mendukung pengelolaan data kesehatan jemaah secara terintegrasi.
Hadir sebagai narasumber Aries Asmorohadi, M.Kep., Ns., Sp.Kep.M.B. dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang memberikan penguatan terkait penyelenggaraan kesehatan haji, istithaah kesehatan, serta pemanfaatan sistem informasi kesehatan jemaah haji.
Istithaah kesehatan adalah kemampuan jemaah haji menjalankan ibadah haji secara fisik, jiwa, dan sosial yang diukur melalui pemeriksaan kesehatan sesuai standar. Istithaah kesehatan menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan calon jemaah haji memiliki kondisi kesehatan yang memungkinkan untuk mengikuti rangkaian ibadah haji. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan, tetapi juga melalui pembinaan, edukasi, pemantauan, dan tindak lanjut terhadap kondisi kesehatan jemaah.
Dalam kegiatan tersebut ditekankan bahwa peran petugas kesehatan haji daerah tidak berhenti pada proses persiapan keberangkatan. Petugas kesehatan haji daerah tidak hanya memberangkatkan, tetapi juga menjaga. Menjaga kesehatan jemaah dilakukan sejak masa persiapan, selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji, hingga jemaah kembali ke daerah asal.
Pesan tersebut menegaskan bahwa penyelenggaraan kesehatan haji merupakan proses yang berkesinambungan. Setiap jemaah perlu mendapatkan perhatian sesuai kondisi kesehatannya, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada keberangkatan, tetapi juga pada keselamatan, kesehatan, dan keberlangsungan kondisi jemaah selama menjalankan ibadah.
Melalui sosialisasi SISKOHATKES, pengelolaan data kesehatan jemaah diharapkan semakin tertib, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam pelaksanaan pembinaan serta pelayanan kesehatan. Ketersediaan data yang akurat juga mendukung koordinasi antara Dinas Kesehatan PPKB, puskesmas, rumah sakit, dan pihak terkait lainnya.
Penguatan ini menjadi bagian dari komitmen Kabupaten Kebumen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kesehatan haji, sehingga jemaah tidak hanya dipersiapkan untuk berangkat, tetapi juga didampingi, dipantau, dan dijaga kesehatannya hingga kembali ke daerah dengan selamat.
