Dukungan terhadap Program Efisiensi, Dinkes PPKB mengadakan Desk Capaian STBM secara Daring
Dukungan terhadap Program Efisiensi, Dinkes PPKB mengadakan Desk Capaian STBM secara Daring
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen mendukung program efisiensi anggaran melalui pertemuan Desk Capaian STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) Kabupaten Kebumen secara daring. Sesuai dengan teori H.L. Blum, aspek Lingkungan dan Perilaku menjadi penentu terbesar dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Berbagai penyakit berbasis lingkungan berkaitan dengan kualitas air, sanitasi, dan higiene. Akses sanitasi berkaitan dengan ketersediaan sarana dan perilaku masyarakat. Salah satu peran dari Dinas Kesehatan dalam hal pemenuhan perubahan perilaku di masyarakat melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yaitu pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan, yang outputnya terdiri dari lima pilar:
1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)
2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
3. Pengolahan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMMRT)
4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT)
5. Pengelolaan Air Limbah Domestik Rumah Tangga (PALDRT)
Desk ini untuk melihat capaian STBM di masing-masing desa binaan Puskesmas. Definisi operasional dari pemenuhan STBM adalah desa yang 100% KK SBS; > 75% KK untuk CTPS, PAMMRT dan PSRT; > 30% KK PALDRT. Kabupaten Kebumen telah mencapai 100% SBS, 91% CTPS, 93% PAMMRT, 63% PSRT, dan 53% PALDRT. Pelaksanaan STBM sebagai layanan intervensi sensitif dalam upaya penurunan stunting. Pelaksanaan STBM diharapkan mengoptimalkan peran lintas sektor dengan holistik, integratif, dan komprehensif.
