Pertemuan Pembinaan Penyelgaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)
Pertemuan Pembinaan Penyelgaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)
Pertemuan Pembinaan Penyelgaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)
Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Pertemuan Pembinaan Penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) pada Selasa, 19 Mei 2026 bertempat di Aula 1 Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan sistem pelayanan kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir melalui jejaring rujukan yang efektif dan efisien.
Pertemuan diikuti oleh perwakilan dari 2 rumah sakit dengan total peserta sebanyak 33 orang. Masing-masing rumah sakit menghadirkan 3 orang tim PONEK yang terdiri dari Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit, dokter, serta perawat atau bidan. Selain itu, kegiatan juga menghadirkan narasumber dr. Marta Isyana Dewi, Sp.OG, Subsp.Obsginsos dari RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Banyumas yang memberikan materi terkait penyelenggaraan pelayanan PONEK dan penguatan sistem rujukan kegawatdaruratan ibu dan neonatus.
Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kolaborasi sistem pelayanan kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir dalam jejaring sistem rujukan yang efektif dan efisien guna mendukung upaya penurunan angka kematian ibu serta angka kematian neonatus. Selain itu, secara khusus pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola manajemen dan tata kelola klinis rumah sakit dalam penyelenggaraan pelayanan obstetri neonatal emergensi komprehensif serta penanganan rujukan kegawatdaruratan ibu dan neonatus di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjut.
Melalui kegiatan ini juga diharapkan terbangun tata kelola program yang lebih baik dalam pelaksanaan kolaborasi antara fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjut dalam jejaring sistem rujukan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat semakin menguatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan ibu dan neonatus di Kabupaten Kebumen.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode ceramah secara daring maupun luring dengan paparan materi dari narasumber yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama peserta. Melalui diskusi tersebut, peserta dapat berbagi pengalaman serta menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan PONEK di masing-masing fasilitas kesehatan sehingga diharapkan tercipta solusi dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Kebumen.
