PEMANTAPAN METODOLOGI SKAMRT DAN SKUDR KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2025
PEMANTAPAN METODOLOGI SKAMRT DAN SKUDR KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2025
Pada Selasa, 29 Juli 2025, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen melalui Tim Kerja Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga melaksanakan kegiatan Persiapan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) dan Surveilans Kualitas Udara Dalam Ruang (SKUDR) Tahun 2025 yang diikuti oleh seluruh Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini di buka oleh dr. Aris Ekosulistiyono, M.M selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dalam sambutannya dr. Aris Ekosulistiyono, M.M menyampaikan pentingnya surveilans kesehatan lingkungan guna pengedalian penyakit menular maupun tidak menular serta mengurangi angka penyakit degenerative.
Persiapan surveilens ini dimulai dengan penyampaian overview terkait Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) dan Surveilans Kualitas Udara Dalam Ruang (SKUDR). Kemudian dilanjutkan dengan pemantapan motodologi surveilens, mulai dari penentuan besaran sampel sampai dengan teknis pelaksanaan surveilans. Penentuan sampel dalam surveilans ini seluruhnya dilakukan menggunakan Teknik random sampling yaitu pengambilan data dari populasi target secara acak (tanpa pola atau urutan tertentu), sehingga setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk terpilih sebagai sampel. Metode ini penting untuk memastikan hasil surveilans bersifat representatif, tidak bias, dan dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas.
Kegiatan persiapan ini dilakukan sebagai upaya strategis guna mendukung keberhasilan pengumpulan data kesehatan yang sistematis, terarah, dan berkualitas. Dengan persiapan yang matang, kegiatan surveilans akan mampu menghasilkan informasi yang valid, akurat, dan relevan untuk digunakan sebagai dasar perencanaan, pengambilan keputusan, serta tindakan respons cepat dalam upaya pencegahan dan pengendalian masalah kesehatan masyarakat. Persiapan yang baik juga berperan dalam menjamin efisiensi sumber daya serta meningkatkan kredibilitas data yang dikumpulkan di lapangan.
