Pembinaan dan Pemetaan Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan di Puskesmas, Pustu dan Labkesmas
Pembinaan dan Pemetaan Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan di Puskesmas, Pustu dan Labkesmas
Dalam rangka validasi dan verifikasi ketersediaan dan pelaporan sarana, prasarana dan alat kesehatan yang memadai di fasilitas kesehatan, Dinkes PPKB Kebumen menyelenggarakan Pertemuan Pembinaan dan Pemetaan Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan di Puskesmas, Pustu dan Labkesmas di Hotel Candisari (10-11 Februari 2026). Acara dibuka oleh Bapak Moch. Nasir, S.H, M.Eng selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan dihadiri oleh pengelola Aplikasi Sarana dan Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK) Puskesmas dan Labkesda. Peserta diberikan penguatan pendampingan dalam pengoperasian/pengelolaan ASPAK) oleh Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Ibu Sri Sujati,S.Kep, Ns,M.Sc (10/2/2026).
Selanjutnya dilakukan desk/verifikasi data ASPAK untuk memastikan ketersediaan data sarana, prasarana dan alat kesehatan di Puskesmas dan Labkesda (11/2/2026). Pengisian ASPAK di update 2 kali setahun atau berkala, dengan keterisian data 100%. Dalam hal pemenuhan sarana, prasarana dan alat kesehatan (SPA), Puskesmas dan Labkesda diwajibkan memenuhi ≥60% sarana, prasarana dan alat kesehatan. Sedangkan Indikator RPJMN menargetkan 90% Puskesmas di Kabupaten/Kota memenuhi SPA sesuai standar ≥ 70%. Standar sarana dan prasarana berperan untuk memastikan bahwa fasilitas layanan kesehatan primer dapat beroperasi secara optimal, memberikan pelayanan berkualitas serta memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif. Alat kesehatan yang sesuai standar tidak hanya mendukung efektifitas diagnosis dan pengobatan tetapi juga menjamin keselamatan pasien dan tenaga medis.
Dari pertemuan ini diharapkan selanjutnya dapat dipetakan kebutuhan dan pemenuhan sarana, prasarana dan alat kesehatan esensial untuk mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas.
